Perkembangan Teknologi Dalam Pengemasan ­– Pengemasan bahan pangan sudah lama sekali di kenal dan di gunakan menjadi salah satu keperluan manusia. Pada zaman pra sejarah kemasan itu sendiri manusia membuat kemasan menggunakan bahan – bahan alam seperti daun – daun, kulit buah, kulit kayu, pelepah, kulit kerang, ataupun kulit binatang. Fungsi dari kemasan itu sendiri sangat sederhana, yakni hanya untuk keperluan menyiman atau membawa makanan.

Perkembangan Teknologi Dalam Pengemasan

Perkembangan Teknologi Dalam Pengemasan ­– Pada zaman pra sejarah kemasan menggunakan berbagai macam bahan yang ada di alam. Mulai dari kemasan paleolitik sampai dengan zaman sumerian, semua jenis kemasan makanan menggunakan bahan – bahan yang ada saja berikut merupakan penjelasan lengkapnya.

Zaman Paleolitik

Pada zaman ini perkembangan pengemasan baru sampai pada pembuatan keranjang dari rumput – rumpun jalan, atau ranting – ranting kayu lentur yang berada pada hutan.

Zaman Neolitik

Pada zaman Neolitik, mulai di kenal wadah yang terbuat dari logam yang di bentuk berupa cawan untuk minum seperti tandung banteng atau hewan lainnya. Pada zaman ini juga di kenal kemasan dengan bentuk – bentuk kemasan seperti cawan, baki, dan bentuk lainnya yang terbuat dari tanah liat.

Zaman Sumerian

Kemasan jenis kaca sudah di kenal dengan bentuk jar kecil, dan digunakan untuk mengemas suatu cairan yang di gunakan untuk berbagai keperluan penting seperti, cairan obat – obatan, cairan berharga, ataupun parfum yang di gunakan pada zaman ini.

Perkembangan Kemasan Di Zaman Modern

Di zaman modern seperti sekarang ini, kemasan tidak hanya di gunakan sebagai wadah atau sebagai media pembungkus saja, tetapi juga digunakan sebagai media untuk meningkatkan daya tarik dari pembeli. Jadi tak heran saat ini telah banyak kemasan yang memiliki warna yang menarik, bentuk unik, dan desain dari kemasan itu sendiri. Kemasan yang yang menarik dapat memilkat para pembeli saat ini. Kalau kemasan tidak memiliki kemenarikan, bisa jadi produk yang di pasarkan tidak akan di lirik oleh calon pembeli.

Dalam perkembangannya kemasan memiliki banyak jenis yang dapat di jadikan pilihan bagi pelaku usaha, mulai dari bentuk, warna, dan desain kemasan dapat di coba sebagai media untuk memikat ketertarikan dari calon pembeli. Akan tetapi dari sekian banyak jenis kemasan yang ada, pastikan anda menggunakan bahan baku yang sangat baik dan sudah mengantongi sertifikat food grade.

Bahan kemasan fleksibel saat ini dapat di produksi mengikuti bahan kemasan yang di sesuaikan dengan produk makanan yang di kemas, sebagai contoh kemasan plastik, kertas maupun, kemasan aluminium foil. Tentunya dari bahan kemasan kertas, plastik, atau aluminium foil harus di tunjang juga dengan desain yang menarik.

WhatsApp chat